Kangen

Ya Allah, saya kangen.

Jika diam terkenang, jika kerja terbayang.

Maka saya akan pulang, lusa.

Lalu kami akan menuju pantai bermandi matahari,

Di ufuk Timur Pantai Utara,

dimana laut dan langit bertemu,

dimana harap dan nyata bertemu,

jadi satu.

Ya Allah, saat itu kami menari berbalut songket dan sarung,

saat senyumMu telah kami raih.

 

Sudah Saatnya

Dulu saya pernah menyukai gunung. Sekarang pantai.

Bukan karena tidak lagi menyukai gunung, lalu saya menyukai pantai.

Tapi karena saya sudah sering mendaki gunung demi gunung, meski kadang

belum mencapai puncak.

Karena ada kalanya berhenti berteriak dari ketinggian, untuk kemudian berbisik

dari kedalaman hati.

 

Galau

Saya ingin tenggelam dalam buku, namun nyata selalu memanggil.

Saya ingin membisu dalam diam, namun ramai selalu memanggil.

Saya ingin berdamai dalam hati, namun iman tak pernah memanggil.

Bukan, bukan.

Saya yang enggan menoleh.

Seharusnya buku dan diam mengantar saya, sehingga

iman tak perlu memanggil.

Advertisements