(Mohon maaf karena postingan ini telambat)

flower as gift

Kami, keluarga besar Hafid Algristian, turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Situ Gintung pada 27 Maret 2009 lalu. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, untuk senantiasa berserah kepada Allah swt, bahwa apapun di dunia ini hanyalah titipan dariNya yang suatu saat akan ditarik kembali, siapapun dia, kapanpun, dimanapun, bagaimanapun caranya.

Semoga semua korban musibah ini mendapatkan maghfirah Allah swt, diterima semua amalnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya. Tiap-tiap yang bernyawa pasti mencicipi mati, siapapun dia, kapanpun, dimanapun, bagaimanapun.

Semoga melalui peristiwa ini, kita semua mau dan mampu untuk senantiasa berbenah. Melalaikan amanah adalah suatu hal yang sangat buruk akibatnya baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Sungguh ironi ketika musibah ini terjadi justru saat semua calon birokrat sibuk mempromosikan dirinya dan golongannya, bahwa para pemimpin bangsa kita malah menampakkan kepentingan pribadi dan golongannya dalam menyikapi hal ini, bahwa musibah ini tak lain adalah sasaran promosi empuk untuk mereka, bahwa di sini kepentingan rakyat telah tersisihkan, terpinggirkan, terlupakan. Di lain pihak, ketika sesuatu tidak diserahkan kepada ahlinya, maka dapat dipastikan sebuah kehancuran akan mendatangi sesuatu itu, cepat atau lambat, tak peduli siapapun dia, kapanpun, dimanapun, bagaimanapun.

Semoga Allah swt senantiasa memberikan petunjuk, semoga hati-pikiran-jiwa kita peka dan terbuka terhadap petunjuk tersebut, dan semoga Allah swt meridhoi bangsa ini dan segenap rakyatnya, siapapun dia, sampai kapanpun, dimanapun, bagaimanapun.

Allahuma amiin.

Advertisements