jembatan ampera

“Ada Tiga Gejala yang Tak Dapat Ditutup-tutupi: Gatal, Batuk-batuk, dan Cinta.”
____
Quote by: Ahmad Amin Mahmudin, dr.
Sejawat yang Penuh Cinta
… .

Cinta adalah Perjalanan. Memutuskan mencintai berarti setuju untuk menempuh berjalan jauh, tak tahu di ujung, tak peduli terjal, naik-turun, tak peduli kering keringat karena terik, tercekik tenggorok karena cemburu. Karena Cinta adalah Perjalanan. Berjalan bersama, satu tujuan.

Cinta adalah Akhir. Mencintai berarti mengakhiri, bahwa hanyalah engkau satu, tak terdua ataupun tiga. Cinta adalah Akhir bagi hati-hati yang mengering karena lelah. Yang gundah karena arang terpatah. Yang tak lagi remuk karena jiwa tlah terlengkap setengahnya, menemukan bentuk.

“… .
Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam waktu yang longgar.

Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya mengatakan bahwa hati dan jiwanya penuh
seluruh. Bahagia sebahagia-bahagianya. Puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat bagi yang lain. Bahkan setelah sang pencinta mati.”

Cinta adalah Pertemuan. Dua hati bertemu dalam gelas periuk, bercampur aduk, kemudian darinya semua tatanan dunia terbentuk. Keindahannya membuat seluruh makhluk tertunduk, yang padanya semua keharibaan ridho oleh Sang Maha Mencintai tertunjuk. Karena Cinta tak bertambah bila tak Bertemu.

Cinta adalah Kamu. Karena saat ini hanya Kamu alasanku untuk terus Mencintai dan Menikmati Rindu…

“… .
Begitulah Naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta. Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah suaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk
menolak semua pelamarnya. Tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu.”

… .

source gambar di mbah google.
sajak cinta oleh Ustad Anis Matta.

Advertisements