SC mania farewell

“Setahun lagi ketemu, kita jadi apa, ya?”
____
Quote by: Sutrisno, dr.
Dokter PTT di Kalimantan Timur
… .

Yap.. Jembatan MERR Surabaya jadi kenangan. Di sini, setahun dari sekarang, 30 Maret 2012 kami bertemu lagi dengan kondisi terbaik masing-masing. Akan jadi apa kita?

Mengingat masa lalu, inilah track record kami yang paling menarik: Mendirikan partai mahasiswa bernama Partai KITA untuk bursa pencalonan Presiden BEM FK Unair 07-08.

Partai KITA? Ya. KITA. Singkatan ngasal dari Khafid, Indra, Trisno, Anas. Dan kita menang mutlak! Huehehe..

 

Kita punya jargon “Partaimu, Partaiku, Partai KITA.” Dan percaya atau tidak, partai kita lebih banyak kampanye, dibandingkan tiga partai lainnya! Bahkan partai lainnya justru lebih sering mengkampanyekan partai KITA dibanding partainya sendiri. Kok bisa?  Ya pastinya, donk!

Coba lihat, partai lain kebanyakan bilang, “KITA adalah partai yang senantiasa melaksanakan amanah, KITA adalah partai yang selalu menampung aspirasi kawan-kawan sekalian. Aspirasi adalah amanah, dan amanah itulah yang KITA selesaikan.” Hahaha! (Buat pembaca yang ngga nyambung, gunakan otak kanan Anda! Jangan terlalu serius! Hehehe..)

Yang jelas, kita tetap melangkah. Dan inilah langkah awal kita sekarang:

Hafid: terbiasa mengisi training, memutuskan ambil spesialis psikiatri (Ilmu Kedokteran Jiwa) di FK Unair-RSU Dr Soetomo Surabaya untuk masa pendidikan 4 tahun, sambil meneruskan bisnisnya dan mengerjakan berbagai proyek tulisannya.

Anas: dokter klinik Medico SIER Surabaya, berencana menerima tawaran untuk bekerja di Rumah Sakit SIER selama setahun, dan mengambil peluang untuk disekolahkan spesialis bedah tulang (Orthopaedi).

Trisno: alhamdulillah diterima sebagai dokter PTT di Kalimantan Timur. Menyelesaikan pengabdiannya selama setahun di tanah Sampit sebagai bekal untuk mengambil ilmu spesialis nantinya.

Indra: mengikuti jejak ayahnya, memutuskan masuk pendidikan spesialis Ilmu Kesehatan Mata di FK Unair-RSU Dr Soetomo Surabaya untuk masa pendidikan 3,5 tahun. Mengatakan untuk sementara “puasa” mikirin calon pasangan, ingin fokus sekolah dulu.

Nah, setahun lagi ketemu, kita jadi apa, ya?

Advertisements