hadapilah hidupSaya sedang UAS, dan salah satu nilai UAS saya dapet C. Nilai ini keluar saat masuk pekan kedua UAS, saat kami bertujuh sedang belajar bareng untuk persiapan ujian besoknya. Notabene, besok adalah ujian metodologi penelitian yang “butuh perhatian khusus”, dan disajikan full essay.

Padahal baru satu mata kuliah yang diumumkan nilainya, yang lainnya belum tahu keluar kapan. *sigh*

Saya sih biasa aja pada awalnya. Saya sudah biasa dapet nilai C, kok. Bahkan saya tidak punya rencana untuk ambil remidi (ujian ulang). Lama kelamaan, karena suasana belajar bareng makin suram, mood saya berubah. Saya mulai perhitungan sama diri saya sendiri.

“Aku belajar biomolekuler, lho. Malah sudah jauh-jauh hari. Kok dapet C, ya?,” saya berkata dalam hati. Berulang-ulang. Terus dan terus.

Sampai akhirnya saya bosan sendiri. Lalu mulai menceritakannya pada orang-orang. Siapapun di kampus, saya cerita. Di kosan, saya cerita. Di warung, saya cerita. Di kuburan, cerita sama siapa? *ngapain juga ke kuburan*

Embuh, wis. Saya lalu salat ashar. Selepas salam seperti biasanya, saya merem dulu. Tarik napas panjang, dan berusaha merasakan relaksasi yang luar biasa di kedua bahu. Setiap kali saya melakukan ini, apapun suasana hati pada saat itu bisa kembali tenang, lho. Dan ini alhamdulillah selalu terjadi.

Konsentrasi saya buyar ketika henpon bergetar. Sambil setengah melek, saya baca sms yang masuk. “Mas, besok saya order dua paket kecil sama dua paket besar, ya,” kata teman saya. Wow!

Saya buka catatan penjualan, lalu melonjak kegirangan. Total order hari ini sudah lebih dari sepuluh paket! Alhamdulillaah.. Saya kontak bakul kerupuknya, dan siap kirim untuk besok. Alhamdulillah, bener-bener alhamdulillah..

Dan inlah foto kerupuk saya:

Kerupuk Lombok, pedes gk pake level

Hebat, ya. Allah menghibur saya dengan caraNya yang unik. Bisa jadi pintu rejeki tertutup pada satu saat, dan terbuka untuk saat yang lain. Bisa juga tertutup pada satu hal, dan terbuka lebar untuk hal yang lain. Dan inilah yang saya rasakan saat itu.

Saya mencoba mengurut ke belakang, kira-kira apa yang sudah saya lakukan untuk mengatasi bete? Siapa tahu bisa dirumuskan dan jadi tips yang berguna.

Hmm.. Mungkin tak banyak, ya. Pengumuman nilai itu keluar saat belajar kelompok. Saya saat itu jadi tukang ketik. Yang saya lakukan hanyalah ngetik. Tak berhenti mengetik. Bahkan hanya dengan berbekal Ms. Word dan text boxnya, saya bisa menyelesaikan dua bagan di bawah kurang dari lima menit! Rapi, tiada duanya! Ini rekor buat saya.

bagan penelitian

rumus besar sampel

“Kamu nganggur banget ya, Fid,” kata teman saya. “Lha gimana lagi, daripada bete geje,” jawab saya.

Kawan-kawan kalau ingin tahu lebih dalam tentang “Mengubah Bete jadi Bahagia dalam Sedetik”, ada link di tulisan saya terdahulu di sini.

Bete adalah apa yang kita hadapi sehari-hari. Bisa diminta, namun tak bisa ditolak. Ada orang yang berlarut-larut dalam betenya, ada juga yang dengan cepat bisa keluar dari keluh-kesahnya, bahkan mengubah betenya jadi kekuatan untuk melangkah. Apa rahasianya? Sekali lagi, silakan klik di sini.

Dan yakinlah, Allah selalu bisa menghibur kita dengan caraNya yang unik. Yang perlu kita lakukan hanyalah mempersiapkan diri kita untuk memahami “guyonan” yang Dia berikan, salah satunya dengan memaksakan diri untuk bersyukur meskipun terasa pahit.

Setujuuuu??

Begitulah. Ayo kita praktekkan bersama-sama.

Siaaappp??

… .

–ngiklan, yaa–

Ingin mengalami seperti apa yang dialami Hafid Algristian?
Yakni rasanya keberuntungan terus, dan terus menghampiri..

Yang dilakukannya cukup sederhana: fokus pada apa yang paling diinginkannya, sambil terus menerus mengasah diri menuju ke sana.

Maka Allah swt mengijinkan alam semesta untuk mendukung kita dengan segenap ridho dariNya.. Inilah Law of Attraction!

Masalahnya sekarang, apa yang benar-benar kita inginkan?? Terlebih lagi, bagian mana dalam diri kita yang harus diasah terus menerus??

Jika Anda merasa ingin menemukan jawabannya, maka Anda sedang berada di artikel yang tepat..!

Cukup sekali seumur hidup:

One Day Workshop “Sell your Talent”
—mengenali, menggali, dan menjual bakat untuk melipatgandakan penghasilan Anda hingga 3.500%..!

Kapan? 20 November 2011.. Cukup mudah diingat –> 20.11.2011
Pukul 08.00 sampai 18.00.. Full Day Workshop!

Dimana? Hotel Narita Surabaya.

Siapa? Cocok untuk Anda yang ingin mengenali dirinya sendiri lebih jauh, menggali bakat terpendamnya, melakukan booster untuk memaksimalkan bakat, sehingga mendongkrak penghasilan Anda berlipat-lipat lebih banyak!

Inilah yang disebut dengan “Berbakat jadi Hebat!”

Bersama siapa? Inilah mitra belajar kita:

1. Rio Purboyo | Penjinak Bakat
www.RioPurboyo.com

2. dr. Hafid Algristian, CHt. | Erickssonian Hypnotherapist
(penulis blog ini, lhoo..)
www.SmileLeadershipCentre.com

3. Fuad Zakiy | Trainer Resmi Tung Desem Waringin
www.Training-Motivasi.com

Berapa?
Investasi normalnya Rp. 500.000.
Daftar berdua, Rp. 300.000 buat berdua.
Daftar satu orang, Rp. 200.000.

Kalau mendaftar sebelum 31 Oktober 2011,
cukup Rp. 100.000 saja per orangnya!

Transfer ke:
BCA: 130-218-6655
Mandiri: 141-000-558-44-53
a.n Veldi Mahartriasa

Setelah transfer, silakan sms ke: 0856.4844.3613
[nama lengkap_nama bank_nominal transfer]

Hubungi Contact Person kami sekarang juga!

Contact Person:
Veldi – 0856.4844.3613
Donny – 0816.5454.285

image

Advertisements