image

Saya rasa tidak.

Justru, seseorang yang mudah dihipnosis ternyata lebih mudah mengenali alam bawah sadarnya ketimbang orang yang tidak gampang dihipnosis.

Orang yang gampang dihipnosis, ternyata memiliki kecerdasan dan spontanitas yang luar biasa, juga keberanian bertindak yang jauh melebihi siapapun.

Percaya tak percaya, mereka yang mudah dihipnosis memiliki keyakinan yang hebat terhadap impiannya, berkali lipat lebih kuat dibandingkan mereka yang tak mudah dihipnosis.

Orang-orang dengan kecerdasan luar biasa ini, lebih mampu mewujudkan apapun yang diimpikannya karena mampu melihat cita-cita mereka meski belum benar-benar terwujud.

Ya, mereka memang seorang pemimpi. Mereka memang seorang yang suka bermimpi dan bercita-cita. Mereka berani menceritakan impiannya, dan berusaha sepenuh hati mewujudkannya.

Permasalahannya sekarang, tak semua orang yang mudah dihipnosis ini sadar dengan kekuatan yang mereka miliki. Mereka kebanyakan menganggap impiannya sekedar isapan jempol, menjadi lebih suka berangan-angan ketimbang mengambil tindakan beresiko.

Pengalaman saya, ketika berinteraksi dengan orang-orang yang “bermental karyawan”, mereka lebih mudah “disuruh-suruh” dan mengikuti dengan ketat apa yang saya suruhkan.

Sebaliknya, orang yang punya impian mereka sendiri, alias orang yang mudah dihipnosis ini, lebih menjadikan saya sebagai partner kerja, dan memilih bernegosiasi untuk menyesuaikan standar saya dengan cara kerja mereka.

Lalu, bagaimana cara kita mengetahui potensi yang luar biasa ini?

Tunggu tulisan saya selanjutnya.

Sebentar lagi mulai sesi trainingnya, nih.

Sampai ketemu, yaa..

Barakallah.. Winking smile

… .

Training SEFT Essential for Healing
Training SEFT Essential for Healing
Advertisements