Ya, Anda tak salah baca. Kecerdasan tak terbatas! Itulah sesungguhnya yang dimiliki oleh setiap orang. Lebih khusus, orang yang mudah dihipnosis sangat mudah sekali memunculkan kecerdasan ini, asal paham tekniknya.

Di postingan sebelum ini, saya menyebutkan salah satu ciri orang yang mudah dihipnosis. Yakni mereka yang memiliki impian yang kuat dan visioner.

logo free seminar_new

Di seminar The Secret of Hypnosis saya, terdapat perbedaan mencolok antar ragam peserta satu dengan yang lain.

Saat sesi demonstrasi hipnosis, siswa seusia SMU mudah sekali diinduksi, namun mudah juga teralihkan. Orang dewasa, biasanya yang sudah bekerja, mapan dan berkeluarga, cenderung punya tipe induksi lambat, namun tahan lama. Nah, mahasiswa berada di tengah-tengah itu.

Lucunya, hal ini menggambarkan bagaimana otak kita bekerja menurut usia. Orang dewasa, cenderung mapan dengan nilai-nilai yang diyakini, kadang lebih sulit menerima perubahan. Anak muda sebaliknya. Seperti spons, mereka menyerap banyak hal baru apapun itu.

Sampai di sini ada yang mau ditanyakan?
Lebih baik ngga usah nanya. Ikuti aja, biarkan intuisi Anda mengalir, ya.
Hehehe..

Masih ingat tentang empat area kesadaran di postingan sebelumnya? Yakni area 1-“mundus sensibilis”, area 2-“mundus imaginabilis”, area 3-“mundus intellectualis”, dan area 4 adalah area memori.

Empat Area dalam Kesadaran (Four Consciousness Areas)
Empat Area dalam Kesadaran (Four Consciousness Areas)

Setiap sesi hipnosis, kita selalu diminta menutup mata kemudian membayangkan dan merasakan sesuatu. Ini adalah metode sederhana untuk menghilangkan pengaruh area 1. Lalu area 2 dan 3, area imajinasi dan kecerdasan, dan di sinilah kunci dari semuanya.

Orang yang mudah dihipnosis, seketika dia masuk ke dalam alam bawah sadarnya, membiarkan area 2 imajinasi dan area 3 kecerdasan bekerja sekehendaknya. Bebas, tak terbatas, melayang kemanapun dia suka, mencari jawaban atas apa yang dia cari.

Di akhir sesi, seorang pakar hipnosis harus mengantarkan dia secara perlahan ke alam nyata, dimana sang klien menyatukan sendiri jawaban dari alam bawah sadarnya dengan alam sadarnya, sehingga memudahkannya melangkah untuk merealisasikan impiannya.

sesi hipnosis-1

… .

Area 2 adalah area imajinasi yang terbentuk dari pengalaman hidup. Sementara area 3 adalah area inspirasi, yakni “idea” yang comes from no-where. Boleh dibilang, ini adalah God Spot, atau fitrah manusia yang sebenarnya.

Pengalaman hidup, apabila tidak disikapi dengan terbuka, justru membuat area 2 terlampau aktif, dan area 3 menjadi tertutup. Coba lihat bagaimana komentar orang tua terhadap perusahaannya,

“Dari dulu bapakmu ini yo jual pecel lele model gini, Nak. Ini aja uda untung banyak. Ya, to? Begini aja uda cukup..”
(komentar dimana area 1, “mundus sensibilis”, terlampau aktif mengalahkan area 2 dan 3.)

Lalu komentar anak muda kreatif,

“Ayah, saya kontrakkan ruko, ya? Saya buat pecel lelenya makin maknyus.. Saya buatkan resep baru; lele asem manis, lele bakar, lele rock ‘n roll.. dan semua itu dikemas tanpa tulang, tanpa kepala. Manteb, to..”
(komentar dimana area 2 dan 3 saling melengkapi.)

Tantangan bagi setiap orang yang mudah dihipnosis muncul di sini. Yakni tercampurnya antara area 2 dan 3, dimana rupa-rupanya area 2 lebih mendominasi daripada area 3. Saat inilah terjadi Emotional Hijacking, alias pembajakan emosi.

Emosi Anda menjadi dominan, menjadikan Anda semangat, bergairah, dan siap melakukan hal-hal hebat di luar kebiasaan. Jadinya? Anda terpaksa harus melanggar norma yang belum tentu baik untuk Anda.

Ada seorang peserta seminar yang pernah bercerita, “Mas Dokter, saya sempat bertemu dengan diri saya lima tahun yang akan datang, dan saya melihat diri saya mencapai seperti yang Anda capai sekarang; seorang motivator, public speaker yang handal.”

Saat itu adalah sesi Outer Body Journey. Semacam membawa peserta seminar ke dalam astral projection. Seperti meninggalkan sebagian tubuhnya yang lain, setiap orang diminta untuk melaju ke lima tahun yang akan datang untuk melihat sehebat apa dirinya di masa depan.

sesi hipnosis-2

Jika ternyata area 2 Anda yang dominan, maka gambaran masa depan Anda terkacaukan oleh emosi yang muncul. Inilah yang disebut dengan emotional hijacking, dimana gambaran tersebut bukan benar-benar gambaran diri Anda di masa depan.

Jika ternyata—subhanallah—area 3 Anda yang aktif, maka gambaran masa depan itu bisa dijamin 75% benar, tinggal bagaimana Anda benar-benar menetapi jalan yang sudah Anda pilih nantinya.

Lalu, bagaimana caranya?

Bagaimana caranya saya tahu bahwa itu adalah gambaran asli tanpa adanya emotional hijacking? Bagaimana pula saya tahu apakah jalan yang saya pilih hari ini menunjang pencapaian saya di masa depan?

Ada beberapa hal yang harus kita pahami bersama.

Setiap sesi hipnosis, agar bukan hanya berhasil namun juga bermanfaat, harus bebas dari prasangka. Segala sangkaan apapun terhadap diri Anda sendiri, masa depan, masa lalu, maupun apa yang Anda rasakan harus tuntas lepas, tak bersisa.

Bagaimana caranya?

Kami mengembangkan apa yang disebut dengan Kekuatan Napas Penyembuhan, sedikit modifikasi dari Napas Cinta Segitiga milik Pak Ahmad Faiz Zainuddin (founder SEFT).

Selengkapnya, simak artikel berikutnya, ya!

… .

Related Post, serial Mudah Dihipnosis = Bodoh?:

  1. Unlimited Intelligence
  2. Emotional Hijacking (soon)
  3. Rahasia Memori Alam Bawah Sadar (soon)

… .

Training SEFT Essential for Healing
Training SEFT Essential for Healing
Advertisements