Kalau ada orang yang salah persepsi terhadap apa yang kita bicarakan, salah siapa? Trus, kalau kita yang salah persepsi terhadap apa yang dibicarakan orang lain, salah siapa?

Ada yang bilang, tidak perlu menyalahkan orang lain. Coba lihat ke dalam, apa yang perlu dibenahi. Mungkin cara kita bicara yang salah.

Salah persepsi ini, bisa sangat fatal akibatnya. Seperti ini contohnya…

Seorang Nenek pergi ke toko kue, dan memesan kue ulang tahun dua susun untuk hadiah ulang tahun suaminya.

Penjual: “Nek, tulisan pada kuenya apa?”

Nenek: “Gini, dihafal ya, Mbak. ‘SELAMAT ULANG TAHUN SAYANG, KAMU MEMANG BERTAMBAH TUA’, Itu di bagian kue yang atas ya. Dan ‘SEMOGA SELALU SEHAT, KUAT, DAN PANJANG UMUR’ di bagian bawahnya. Ngerti kan, mbak?”

Penjual: “Iya, baik Nek…”

Sorenya, kue pesanan diantar ke rumah, dan pas acara ultah dibuka oleh Kakek, lalu tulisan yang tercantum di kue dibaca keras-keras di hadapan anak-anak dan cucunya:

“SELAMAT ULANG TAHUN SAYANG, KAMU MEMANG BERTAMBAH TUA DI BAGIAN ATAS, SEMOGA SELALU SEHAT, KUAT, DAN PANJANG UMUR DI BAGIAN BAWAHNYA”

Nenek: “Tukang kue ueddaaannn!!!!
😲😱😋

Nah, runyam, kan?

Supaya kita lebih handal dalam berkomunikasi, apalagi di depan publik, coba nih ikutin event Simple Public Speaking oleh Sarjana Humor Adri Suyanto.

Buat yang ikut Diamond Programme 1 Maret, insyAllah saya bisa ketemu njenengan dan kita saling belajar. Setuju?

Info lebih lanjut bisa hubungi Mba Euis Kurniawati di:
WA 0888.5854.325
PinBB 5370 D7CD

IMG_4219

IMG_4217

Advertisements